Dalam aksinya, massa membawa bendera, spanduk dan poster-poster. Antara lain bertuliskan 'Gubernur Despot, Jabar Merosot #PMII Kab Bandung', 'PON Pekan Olahraga Nu Aher', 'PON Jawa Barat Rakyat Melarat', 'Sosialiasi Tidak Ada, Dana Kemana?' dan 'Dana PON Abu-abu'.
"Kedatangan kami ini bukan karena menolak atau tidak mendukung PON, tapi kami melihat ketidaksiapan dan ketidakseriusan penitia penyelenggara," ujar Grace Martian Hakim, Korlap PMII Kabupaten Bandung disela aksinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami dengar untuk PON ini disiapkan anggaran sampai Rp 2,1 triliun dan ada penambahan sampai Rp 3 triliun. Itu untuk apa saja?," katanya.
Ia menilai sudah ada indikasi penyelewengan di antaranya dari sosialisasi.
"Dengan besarnya dana yang dikucurkan kami butuh transparansi. Program sosialisasi ada, dana ada, tapi mana? Banyak masyarakat yang belum tahu PON itu kapan mau diselenggarakan," tutur Grace.
Selain itu, mereka menduga ada unsur politis dibalik penyelenggaraan PON yang begitu megah dan mengeluarkan dana yang besar.
Menurutnya dana yang besar untuk PON itu lebih baik dialokasikan untuk pendidikan atau pembangunan infrastruktur lainnya. Aksi ini dijaga belasan anggota polisi. (tya/ern)











































