April 2017, Minyak Curah di Bandung Dijual Kemasan

April 2017, Minyak Curah di Bandung Dijual Kemasan

Avitia Nurmatari - detikNews
Rabu, 17 Feb 2016 17:36 WIB
April 2017, Minyak Curah di Bandung Dijual Kemasan
Foto: Rachman Haryanto
Bandung - Tahun 2017 mendatang, peredaran minyak goreng sawit curah tidak boleh lagi dijual dalam bentuk drum di pasar-pasar tradisional, namun harus dalam bentuk kemasan.

"Kemarin rencana 27 maret 2016 ini minyak goreng curah harus sudah menggunakan metoda kemasan. Ternyata setelah rapat kamis lalu telah terbit Permendag No 09 tahun 2016 yang menyatakan  perpanjangan waktu lagi satu tahun," ujar Kadiskoperindag Kota Bandung Eric M Atthaurik kepada Merdeka Bandung saat ditemui di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Rabu (17/2/2016).

Sebagai langkah sosialisasi, Erick mengatakan pihaknya juga sudah mengundang distributor, agen curah, Kadin, PD Pasar serta aparat kewilayahan untuk menyampaikan aturan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun begitu, Erick meminta kepada pihak produsen dan pelaku usaha untuk mulai mempersiapkan produknya dengan menggunakan kemasan.

Sehingga pada 1 April 2017 pelaku usaha minyak goreng curah sudah siap dengan produk kemasannya.

"Jadi tahun depan,  siap tidak siap harus  bisa mendisitribusikan minyak goreng sawit sudah dalam kemasan," tegasnya.

Diakui Erick, peraturan tersebut sempat membuat pedagang kebingungan, terutama soal takaran. Karena biasanya konsumen membeli dengan minimal takaran seperempat liter.

"Memang kemarin sudah ada aspirasi dari warga tentang jumlah kemasannya, kan selama ini paling diatas 1 sampai 10 liter. Bisa enggak di bawah satu liter, ini aspirasi warga dan pada dasarnya sih warga mendukung," ungkapnya.

Dengan diberlakukannya peraturan tersebut, harga minyak goreng sawit dipastikan naik. Namun Erick menilai, aturan tersebut dibuat untuk memberikan jaminan kesehatan, kualitas dan bobot minyak.

"Apalagi kan sekarang menghadapi MEA. Dengan kemasan ini, minyak goreng terjamin kualitasnya," terangnya. (avn/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini