"Benar. Dia pejabat di salah satu desa di Karawang," ucap Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Mokhamad Ngajib di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Rabu (17/2/2015).
DS tak bisa mengelak ketika salah satu anggota Polrestabes Bandung menemukan senjata airsoft gun. Polisi memberlakukan penjagaan ketat di pintu masuk Gedung Merdeka dengan cara menggeledah seluruh tamu, termasuk DS yang membawa kartu tamu undangan pelantikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ngajib menjelaskan, DS masih menjalani pemeriksaan di Mapolrestabes Bandung. Polisi turut mengamankan senjata aisoft gun tipe MP 654 K-Cal 4,5 MM milik Kades Kalijati tersebut.
DS tercatat sebagai warga Karajaan 2, RT 2 RW 4, Desa Kalijati, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Pengakuannya kepada polisi, DS datang ke Kota Bandung pada 16 Februari bersama dua rekannya untuk menghadiri pelantikan enam kepala daerah di Gedung Merdeka. Dua teman DS itu tim sukses Bupati Karawang terpilih Cellica Nurachadiana dan Wabup Karawang Ahmad Zamakhsyari.
DS sempat menginap di salah satu hotel di Jalan Braga. Senjata airsoft gun tersebut dibawa DS sejak dari Karawang. "Alasan dia bawa airsoft gun untuk menjaga diri," kata Ngajib.
Keterangan sementara, DS mengaku sekitar satu tahun lalu membeli senjata airsoft gun dari kakak iparnya yaitu Aiptu Tofik yang bertugas di Polsek Gunung Puyuh (Polres Sukabumi Kabupaten). "Dia beli airsoft gun itu seharga empat juta rupiah," ucap Ngajib. (bbn/ern)











































