Kepala Daerah Baru Diminta Langsung Kerja Tanpa Jeda

Kepala Daerah Baru Diminta Langsung Kerja Tanpa Jeda

Tya Eka Yulianti - detikNews
Rabu, 17 Feb 2016 11:57 WIB
Kepala Daerah Baru Diminta Langsung Kerja Tanpa Jeda
Foto: Tya Eka Yulianti
Bandung - Gubernur Jabar Ahmad Heryawan meminta para kepala daerah terpilih yang dilantik hari ini untuk langsung bekerja segera setelah pelantikan. Mereka harus mewujudkan berbagai janji kampanye sebelumnya.

Hal itu disampaikan Aher saat memberikan sambutan dalam acara Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih dalam Pilkada Serentak 2015 yang dilaksanakan di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Selasa (17/2/2016).

"Selamat mengemban tugas, wilujeng mancen tugas. Para bupati-wakil bupati, wali kota-wakil wali kota saya minta langsung kerja tanpa jeda dan transisi," ujar Aher.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Janji-janji yang sebelumnya diumbar saat kampanye harus segera diwujudkan supaya tak hanya sekedar janji manis belaka yang kemudian dilupakan saat terpilih.

"Pasca pelantikan ini saudara saudari diminta langsung bekerja mewujudkan janji-janji kampanye," tuturnya.

Para kepala daerah diminta mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk percepatan pelaksanaan pembangunan dan proyek strategis nasional.

"Ini harus jadi momentum bagi kepala daerah yang terpilih untuk mempercepat realisasi penyerapan anggaran," katanya.

Pada triwulan pertama ini diharapkan lelang bisa segera dilakukan supaya volume pekerjaan tidak menumpuk di akhir. "Bagi daerah yang masih terlambat dalam penyusunan APBD-nya diharapkan bisa tepat waktu pada 2017 nanti," tutur Aher.

Selain itu, realisasi anggaran juga harus terukur dengan jelas sehingga bisa dirasakan manfaatnya untuk masyarakat. "Setiap rupiah anggaran harus optimal," tambahnya.

Terkait dengan PON di mana Jabar akan menjadi tuan rumahnya, Aher juga meminta daerah untuk mendukung dan menyukseskannya.

"Ada 15 kabupaten kota yang terlihat untuk PON. Kita inginkan ada sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses ekonomi kerakyatan dan sukses administrasi," tuturnya. (tya/ern)


Berita Terkait