"Sudah kami lakukan imbauan kepada pemilik toko kimia. Beberapa waktu lalu, kami mengumpulkan dan mendata pemilik toko kimia di Bandung," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Angesta Romano Yoyol di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Rabu (3/2/2016).
Yoyol meminta pemilik toko penyedia bahan kimia agar selektif menjual sianida serta bahan kimia lainnya kepada pembeli. Jauh hari sebelum kasus terbunuhnya Mirna akibat diracun bahan kimia jenis sianida di Jakarta yang membetot perhatian publik, Polrestabes Bandung sudah mengawasi dan memantau toko-toko kimia yang lokasinya menyebar di Kota Bandung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Catat dan data identitas pembeli, tanya juga alasan dan keperluan membeli bahan kimia," ujar Yoyol.
Sejauh ini, menurut Yoyol, pemilik toko mengakui ada saja pembeli sianida. Namun dipastikan bahan kimia tersebut untuk keperluan pertanian. "Ya konsumen membeli sianida untuk digunakan menjadi pupuk," kata Yoyol.
(bbn/ern)











































