ADVERTISEMENT

Polrestabes Bandung Imbau Pemilik Toko Catat Identitas Pembeli Bahan Kimia

Baban Gandapurnama - detikNews
Rabu, 03 Feb 2016 15:40 WIB
Foto: thinkstock
Bandung - Kasus tewasnya Wayan Mirna yang menyeruput kopi berisi racun sianida di Jakarta, dikhawatirkan menginspirasi orang jahat bertindak serupa. Polrestabes Bandung melakukan langkah antisipasi dengan mengawasi transaksi jual beli sianida di toko-toko kimia.

"Sudah kami lakukan imbauan kepada pemilik toko kimia. Beberapa waktu lalu, kami mengumpulkan dan mendata pemilik toko kimia di Bandung," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Angesta Romano Yoyol di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Rabu (3/2/2016).

Yoyol meminta pemilik toko penyedia bahan kimia agar selektif menjual sianida serta bahan kimia lainnya kepada pembeli. Jauh hari sebelum kasus terbunuhnya Mirna akibat diracun bahan kimia jenis sianida di Jakarta yang membetot perhatian publik, Polrestabes Bandung sudah mengawasi dan memantau toko-toko kimia yang lokasinya menyebar di Kota Bandung.

Pemantauan sejak lama dilakukan jajaran Polrestabes Bandung dalam mencegah adanya konsumen membeli bahan kimia yang disalahgunakan menjadi bom untuk aksi terorisme. Yoyol mengingatkan pemilik toko agar meminta identitas pembeli bahan-bahan kimia, termasuk pembeli sianida.

"Catat dan data identitas pembeli, tanya juga alasan dan keperluan membeli bahan kimia," ujar Yoyol.

Sejauh ini, menurut Yoyol, pemilik toko mengakui ada saja pembeli sianida. Namun dipastikan bahan kimia tersebut untuk keperluan pertanian. "Ya konsumen membeli sianida untuk digunakan menjadi pupuk," kata Yoyol.

(bbn/ern)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT