Warga Asyik Berperahu Karet di Teras Cikapundung

Warga Asyik Berperahu Karet di Teras Cikapundung

Erna Mardiana - detikNews
Minggu, 31 Jan 2016 18:34 WIB
Warga Asyik Berperahu Karet di Teras Cikapundung
Foto: Erna Mardiana
Bandung - Teras Cikapundung membetot animo warga Bandung. Ruang publik baru di Jalan Babakan Siliwangi itu menjadi tempat wisata air. Para pengunjung asyik menaiki perahu karet mengarungi Sungai Cikapundung.

Untuk memasuki kawasan ini, para pengunjung tidak dikenakan tarif sama sekali. Namun apabila ingin mengarungi sungai, para pengunjung harus membayar. Untuk dewasa Rp 10 ribu dan anak Rp 5 ribu. Harga cukup murah untuk bisa merasakan sensasi berperahu karet di sungai yang membelah Kota Bandung itu. Tarif itu juga plus pelampung.

"Dari pagi sampai siang ini, sekitar enam jam sudah ada 200 orang yang naik. Ya alhamdulillah animonya bagus," ujar Rully (28), dari Komunitas Cikapundung yang bertugas di divisi air, Minggu (31/1/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk sementara, kata dia, baru ada tiga perahu karet yang digunakan. Saat ini, sedang diusulkan penambahan 15 perahu lagi. "Mudah-mudahan cepat ada," katanya.

Rully mengaku operasional perahu karet baru dibuka pada Sabtu sore, usai peresmian. "Kemarin saja puluhan pengunjung yang naik," katanya.

Ke depan, setiap hari operasional perahu karet mulai dari pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB. "Kalau malam kita enggak ada, soalnya khawatir terjadi apa-apa. Kalau kawasan Terasnya sih buka," tuturnya.

Ina (32), warga Baleendah mengaku baru pertama kali naik perahu karet mengarungi Sungai Cikapundung. "Senang, apalagi ini sambil bawa anak. Cuma sayang jaraknya pendek," katanya.

Ia mengaku sengaja datang ke Teras Cikapundung karena penasaran. "Lihat di koran, di televisi, jadi penasaran. Cukup menyenangkan juga, apalagi ini gratis dan bisa sambil botram," pungkasnya. (ern/err)


Berita Terkait