Hal itu disampaikan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil disela Persemian Kawasan Pedestrian dan Signage di Jalan Riau (Jl LLRE Martadinata) Senin (28/12/2015).
"Saya minta tolong kebersihan di kapling masing-masing diurus oleh sendiri, kan ada kebersihan masing-masing. Ya 15 menit sekali lah, buat kebersihan," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada kembang-kembang yang kami sediakan, tolong disiram. Kalau cinta Bandung mah si manajernya aja turun tangan. Jarang-jarang kan turun langsung," sarannya.
Emil menilai wajah baru Jalan Riau akan menambah keuntungan juga bagi para pengusaha yang ada di sekitarnya. Menurutnya, jika orang dibuat nyaman, maka akan betah berlama-lama berada di satu tempat.
"Kalo trotoarnya enak, orang akan lebih lama menghabiskan waktu. Nanti ada impulsif buying. Duduk lama, belanja, haus beli minum lagi, lapar jajan lagi," jelasnya.
Sebagai pihak yang juga meraup keuntungan, pria yang hobi bersepeda itu juga meminta kepada pengusaha di Jalan Riau untuk menyumbang fasilitas publik.
"Kita butuh pot bunga, bola, kursi. Jadi diimbau untuk menyumbangkan ke lingkungan sendiri," tandasnya.
Salah satu wisatawan yang berkunjung adalah Ratih (28), warga Ujungberung ini mengaku kini senang dengan wajah baru trotoar Jalan Riau.
"Bagus, jadi jalan-jalan sore bisa sambil duduk-duduk, foto-foto, jalan dan wisata belanja," ungkapnya. (avi/ern)











































