"Sudah selayaknya komitmen itu (siap kalah dan menang). Garis tangan atau nasib manusia itu ditentukan oleh Maha Kuasa," ucap Dadang usai mencoblos di TPS 15, Perumahan Baranangsiang Indah, Desa Gunung Leutik, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu siang (9/12/2015).
Cabup jalur independen ini memastikan siap legowo jika tidak terpilih memimpin pemerintahan Kabupaten Bandung periode 2015-2020. "Saya sudah terbiasa tanding-tanding. Misalnya saat pemilihan ketua murid, ketua OSIS, pradana pramuka, legislatif dan kini kedua kali pemilihan bupati," tuturnya yang maju bersama Cawabup Gun Gun Gunawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau takdirnya menang, tentu yang menang tidak tepuk dada. Kalau yang kalah harus lapang dada, saya juga siap lapang dada," ujar Dadang.
Ia mengaku kalau menang tidak akan menggelar pesata kemenangan, hanya akan menggelar syukuran bersama warga. "Tidak ada hura-hura," tegasnya.
Dadang mengatakan akan menggelar doa bersama dengan yatim piatu dan kamu dhuafa. "Nazar saya itu kalau menang. Saya mau membahagiakan mereka, entah itu bentuknya piknik bersama atau lainnya," tuturnya.
Namun kalaupun kalah, Dadang mengaku tidak akan melakukan gugatan ke MK. "Saya enggak akan gugat ke MK kalau kalah. Kalah ya kalah, kalau menang ya alhamdulillah, berarti ini kepercayaan rakyat," tandas Dadang.
(bbn/ern)











































