Kampung Cieunteung ini tersohor langganan banjir. Bertahun-tahun saat musim hujan tiba, otomatis kampung mereka terendam banjir.
![]() |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemilih yang berada di Kampung Cieunteung RW 20, harus melewati banjir setinggi hampir satu meter untuk tiba di TPS dengan menggunakan perahu kayu.
Untung saja, masih ada tempat yang kering di sebuah lapangan untuk tempat TPS 61 dan 62.
Pantauan detikcom, kedua TPS ini terbilang sepi. Tak ada antrean yang berarti. Panitia memaklumi akses jalan yang harus menggunakan perahu sedikit menghambat.
Menurut Ujang S, salah satu anggota KPPS 61, terdapat 420 pemilih di TPS 61 dan 422 pemilih di TPS 62.
"Kami tunggu sampai jam 1 siang. Mungkin karena harus pakai perahu. Tapi tadi panitia menyediakan perahu juga untuk mengajak warga menggunakan haknya," ujar Ujang.
Selain 2 TPS di RW 20 Kampung Cienteung, ada 7 wilayah Kecamatan Baleendah yang terendam banjir, yakni di RW, RW 9, 19 dan RW 28.
"Untungnya cuaca cerah, kami tidak perlu pindah TPS, sepertinya aman sampai pukul 1 siang," ujar Ketua PPS Baleendah Bambang Kamajaya.
Ada tiga pasangan calon yang dipilih warga Kabupaten Bandung, yaitu Sofyan Yahya-Agus Yasmin (PKB, Nasdem, PAN, Hanura), Dadang M Naser-Gun Gun Gunawan (independen), dan Deki Fajar-Doni Mulyana Kurnia (PDIP-Partai Demokrat). Dadang M Naser merupakan calon incumbent. (avi/erd)












































