Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono mengatakan kejadian tersebut berlangsung di KM 123 jalur B atau arah Jakarta, Kamis (3/12/2015), sekitar pukul 00.45 WIB. Kawanan penjahat berjumlah empat orang melawan dan berusaha kabur sewaktu personel PJR Dirlantas Polda Jabar dan Polres Polres Cimahi hendak meringkus.
"Tembakan peringatan tak digubris pelaku. Para pelaku berhamburan dari mobilnya, lalu petugas melumpuhkan. Dua pelaku meninggal di semak-semak, satu luka bagian kaki dan satu melarikan diri," kata Pudjo via pesan singkat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Petugas PJR melakukan penyamaran. Saat itu petugas berpura-pura mengalami hambatan dengan kap mesin dibuka. Lalu salah seorang petugas turun dari kendaraan sambil cek mesin," kata Pudjo.
Seketika datang mobil Xenia putih nopol B 1604 TIV. Mobil tersebut rupanya berisi kawanan begal yang diduga sebelumnya menodong di dua lokasi tersebut.
"Tiba-tiba petugas dihampiri mobil Xenia. Selanjutnya tiga orang turun dengan langkah cepat menghampiri petugas.Β Salah satu pelaku membawa senjata tajam jenis golok dan menodongkan kepada petugas yg sedang menyamar," ujar Pudjo.
Petugas langsung bereaksi. Melihat kondisi tersebut, ketiga pria itu melarikan diri. "Satu orang kabur ke semak-semak dan dua orang lari ke dalam mobilnya. Petugas memberikan tembakan peringatan ke udara, namun tak digubris," kata Pudjo.
Sempat terjadi kejar-kejaran antara mobil polisi dan pelaku. Pelaku memacu mobilnya hingga ke KM 122 jalur B. "Pelaku memutar arah mobil atau melawan arah. Petugas berhasil mengejar sejauh satu kilometer. Setelah itu, tiga pelaku meninggalkan mobilnya dan berhamburan kabur ke sema-semak," tutur Pudjo.
Petugas kembali meletuskan tembakan peringatan agar pelaku menyerah. Lagi-lagi pelaku malah berlari. "Petugas kemudian melumpuhkan mereka," kata Pudjo.
Polisi mengamankan barang bukti berupa mobil Xenia B 1604 TIV, dua telepon genggam, uang tunai Rp 437 ribu dan ebilah golok. Jenazah pelaku yang tewas dan luka diboyong ke RS Sartika Asih Bandung. (bbn/ern)











































