"Itu kan masalah internal, makanya saya delegasikan. Saya mau ngontak kantor Go-Jeknya saja. Saya kenal sama Nadiem-nya (Nadiem Makarim)," kata pria yang akrab disapa Emil itu di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Senin (1/12/2015).
Berdasarkan informasi yang diperoleh Emil, terjadi suspend massal kepada para driver yang diduga melakukan kecurangan. Namun demikian pihaknya ingin mengetahui lebih detil soal itu dengan menelepon pihak Go-Jek.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun demikian pihaknya tidak ingin ikut campur terlalu jauh terkait masalah internal itu. Pihaknya berharap masalah antara driver dan manajemen Go-Jek bisa segera diselesaikan.
"Karena ini kan masalahnya tidak terjadi di Kota Bandung saja," tandasnya.
Siang tadi driver Go-Jek mendatangi kantor Wali Kota Bandung Ridwa Kamil untuk meminta bantuan terkait kekecewaan mereka terhadap manajemen Go-Jek. Sebanyak 17 ribu dari 35 driver terkena suspend dan denda. Mereka tidak bisa narik penumpang dan dikenai denda karena dituding telah melakukan order fiktif.
Soal protes ini, Go-Jek telah memberikan penjelasan secara resmi dan bisa dibaca di sini. (avi/try)











































