Dia adalah Yoyo Sunarya, mantan guru SMPN 2 Bandung. Saat ini Yoyo sedang terbaring di Ruang HHCU RS Al-Islam, Bandung. Rupanya pria berusia 77 tahun itu adalah wali kelas Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat duduk di bangku kelas 3 SMP.
Usai melakukan kegiatan di wilayah Kelurahan Rancanumpang, Kecamatan Gedebage, Emil menempatkan diri menengok guru Pendidikan Moral Pancasila (PMP) tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yoyo begitu sumringah saat melihat mantan muridnya itu datang menjenguk. Disambutnya tangan Emil yang hendak bersalaman.
"Bagaimana jadi wali kota teh?" tanya Yoyo.
"Alhamdulillah di masa saya, Persib juara, Adipura juara," jawab Emil.
Sambil tertawa, Yoyo pun mengucap syukur. "Alhamdulillah," ucapnya.
Emil yang sebelum menjadi Wali Kota juga adalah pengajar ilmu arsitektur di ITB mengaku sangat dekat dengan Yoyo.
"Pak Yoyo ini guru PMP, Wali kelas saya waktu kelas 3. Saya dulu ranking satu sekali-kalinya di kelas 3. Jadi memori prestasi saya melekat di Pak Yoyo," ucap Emil.
Didikan Yoyo juga mengantarkan Emil bisa masuk ke bangku SMAN 3 Bandung. Bagi Emil, Yoyo adalah sosok guru yang tidak galak namun tegas.
"Pak Yoyo yang menasihati saya untuk terus mengejar prestasi. Makanya saya satu-satunya yang masuk SMA 3 di kelas, saya," kata Emil.
Emil berjanji akan meneruskan pesan-pesan dari gurunya itu. Terutama ilmu Pendidikan Moral yang akan dipraktikan olehnya dalam membangun Kota Bandung.
"Setelah 2 tahun saya jadi wali kota, ilmu yang beliau berikan ini saya praktikan untuk membuat pendidikan karakter yang berbasis agama, kesundaan dan bela negara," tandasnya.
(avi/erd)










































