"Personel Polda Jabar senantiasa dilatih terus. Mereka mendapatkan pelatihan di tingkat Mabes Polri dan pelatihan biasa di tingkat Polda Jabar. Mereka tentunya terlatih memegang alat-alat khusus dalam menghadapi bencana," ucap Kapolda Jabar Irjen Pol Moechgiyarto saat melakukan pengecekan kesiapan dan peralatan Tim SAR Polda Jabar di lapangan upacara Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Senin (16/11/2015).
Menurut Moechgiyarto, pihaknya terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar selaku leading sector. Selain itu, kata dia, pihaknya siap bersinergi bersama Basarnas terkait penanggulangan bencana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menegaskan, Polda Jabar sudah memetakan daerah-daerah rawan bencana banjir dan longsor. Daerah yang menjadi perhatian antara lain Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Cianjur.
"Saya telah memberikan warning kepada para Kasatwil serta personel Polda untuk siaga. Sehingga suatu waktu terjadi bencana, kita sudah siap menggerakkan peralatan dan anggota untuk mengatasinya," tutur Moechgiyarto.
Pada kesempatan tersebut, Moechgiyarto dan para pejabat utama Polda Jabar mengecek personel serta peralatan Tim SAR Polda Jabar. Alat-alatnya antara lain perahu karet, pelampung, perkakas dapur umum, gergaji mesin, perangkat selam, pemadam api, gunting pemotong baja dan alat penghancur batu.
"Kami siapkan satu kompi dengan peralatan khusus. Tadi ada perahu kano yang berfungsi sebagai penunjang patroli polisi saat terjadi banjir," ucap Moechgiyarto.
(bbn/ern)











































