"Ada 20 mahasiswa dari Unpar yang berada di bus Bandros. Mereka menyebar (di lantai satu dan dua) duduknya. Enggak ada penumpang umum lainnya," kata Kanitlaka Satlantas Polrestabes Bandung AKP Rahayu Mustikaningsih di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Rabu (28/10/2015).
Andy Setiawan Haryanto (19), mahasiswa Unpar, diboyong ke RS Borromeus Bandung lantaran luka serius di bagian kepala dan punggung. Sebelum tubuhnya terhempas menyentuh aspal jalan, Andy menempati lantai dua bus tersebut sambil mengabadikan momen menggunakan kamera.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sopir ditemani satu kenek. Nah, saat perjalanan itu para penumpang sudah diingatkan melalui pengeras suara agar menunduk karena ada kabel dan ranting pohon," ujar Rahayu.
Soal kronologi pasti Andy terjatuh, polisi masih menyelidikinya. Namun berdasarkan saksi yaitu penumpang di bus Bandros bercat kuning itu, menurut Rahayu, posisi Andy berdiri membelakangi bus. Andy diduga lengah dan kurang memperhatikan peringatan yang disampaikan.
"Dia (Andy) lagi megang kamera. Kayaknya lagi foto-foto. Posisinya menghadap ke belakang. Padahal sudah diingatkan adanya kabel dan ranting pohon. Karena kurang hati-hati, ada kabel mengenainya. Dia terjatuh," tutur Rahayu.
Sopir Bandros masih menjalani pemeriksaan sebagai saksi. Polisi juga menyita bus Bandros berkaitan insiden kecelakaan tersebut. "Kami belum bisa menyimpulkan apakah ada unsur kelalaian atau tidak yang dilakukan sopir," ujar Rahayu.
(bbn/ern)











































