Ini Cerita Sopir Go-Jek yang Jadi Korban Penganiayaan di Cibiru

Ini Cerita Sopir Go-Jek yang Jadi Korban Penganiayaan di Cibiru

Avitia Nurmatari - detikNews
Kamis, 22 Okt 2015 19:59 WIB
Ini Cerita Sopir Go-Jek yang Jadi Korban Penganiayaan di Cibiru
Foto: Avitia Nurmatari
Bandung - Taufik Hidayat (24), sopir Go-Jek yang menjadi korban keributan Go-Jek vs Ojek Pangkalan (Opang) mengalami luka di bagian kepala belakang. Ia dipukul dengan botol oleh salahseorang sopir Angkot yang ikut ramai-ramai menganiayanya.

Ditemui di RSUD Ujungberung, Taufik menceritakan kronologi penganiayaan terhadap dirinya pada Kamis siang (22/10/2015). Menurutnya sekitar pukul 12.00 WIB, ia bersama tujuh temannya melintas Bunderan Cibiru untuk menuju Polsek Panyileukan. Namun tiba-tiba Opang yang berada di Jalan Manisi menghadang mereka.

"Kita mau ke Polsek Panyileukan untuk menemui teman Go-Jek yang sebelumnya juga dianiaya. Saat itu pakai atribut lengkap. Mungkin disangkanya mau menyerang," ujar Taufik

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya motor yang ia kendarai paling terakhir, tujuh motor temannya tidak berhasil dihadang. Tak hanya sopir ojek pangkalan, sopir angkot, dan calo ikut menghadangnya. "Saya dipukuli ramai-ramai di tengah jalan," katanya.

Taufik lalu berusaha menghindar dengan berlari ke seberang jalan menuju halte TMB. Namun di sana ia juga dihadang dan dipukuli. Ia dibawa ke dalam angkot dan dihajar oleh beberapa orang.

Beruntung, kata dia, ada seorang anggota polisi yang menyelamatkannya. "Pas saya dipapah oleh polisi untuk menjauhi massa, dari arah belakang, ada yang pukul kepala pakai botol. Saya masih sadar, langsung dibawa ke RSUD," tutur Taufik yang sudah bergabung dengan Go-Jek sejak Maret lalu.

Baca: (Ini Kronologi Keributan Go-Jek vs Opang di Cibiru versi Ojek Pangkalan)

Taufik berharap perselisihan antara Go-Jek dan ojek pangkalan berakhir. "Saya berharap pemerintah bisa mengakomodir kami semua. Ribut gini sudah sering, tapi kali ini memang paling parah," tandasnya yang harus dijahit bagian kepala belakangnya.

Sebelumnya polisi mengatakan korban dipukul dengan gelas oleh sopir angkot. Kini sopir Angkot itu sudah ditetapkan sebagai tersangka.

(ern/err)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads