"Kejadian di Bundaran Cibiru. Pelakunya opang jalan dan beberapa sopir angkot ikut-ikutan," ujar salah satu pengemudi Go-Jek yang enggan disebut namnya saat berbincang dengan detikcom, Kamis (22/10/2015).
Pria yang juga merupakan mahasiswa STT Telkom ini menceritakan dia mendapat kabar rekannya mengenai pembacokan dari grup WhatsApp. Untuk memastikan kondisi pengemudi Go-Jek yang terluka itu, dia pun langsung menuju ke lokasi kejadian untuk mengecek.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya kurang tahu berapa orangnya (yang menyerang) tapi yang saya terima foto dari teman ada 10 orang mengepung katanya warga ikut-ikutan," sambungnya.
Dia menambahkan saat ini sudah ada proses mediasi antara pengemudi Go-Jek dan opang di kawasan tersebut. Polisi masih berjaga-jaga di lokasi.
Kedua sopir Go-Jek yang terluka itu bernama Jani dan Opik. Saat ini mereka masih berada di RS Ujung Berung. "Kondisinya sadar sekarang, hanya ada luka di bagian kepala," tutupnya. (aws/try)











































