Peringati Hari Penglihatan Se-dunia, SDF Sebar 1.000 Alat Bantu Low Vision

Peringati Hari Penglihatan Se-dunia, SDF Sebar 1.000 Alat Bantu Low Vision

Tya Eka Yulianti - detikNews
Minggu, 11 Okt 2015 14:11 WIB
Peringati Hari Penglihatan Se-dunia, SDF Sebar 1.000 Alat Bantu Low Vision
Foto: thinkstock
Bandung - Syamsi Dhuha Foundation (SDF) akan menyebarkan 1.000 alat bantu low vision (lovi) bertepatan dengan peringatan Hari Penglihatan Sedunia atau World Sight Day. Selama setahun mendatang SDF akan membantu para penyandang low vision yang membutuhkan alat bantu secara subsidi.

Program peluncuran 'Tebar 1.000 Alat Bantu Lovi' ini dilakukan dalam acara World Sight Day 'Melihat dengan Hati' yang digelar di Auditorium Pendidikan Unpad, Jalan Eykman, Minggu (11/10/2015).

"Program sebar alat bantu seperti ini memang belum pernah kita lakukan. Karena selama ini penyandang lovi langsung membeli atau mendapatkan alat bantu dengan cara membeli langsung di RS Mata Cicendo atau melalui Panti Wiyata Guna (PWG)," ujarΒ  Laila Panchasari, Manajer SDF.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun saat ini alat-alat bantu lovi tersebut memang agak sulit didapat karena satu dan lain hal, sehingga SDF menginisiasi diri untuk menyediakan alat batu bagi mereka yang membutuhkan.

"Karen alat batu lovi hingga saat ini masih diimpor. Belum ada yang diproduksi sendiri dari dalam negeri. Sehingga kalau kirim untuk 1-2 orang kan mahal, sementara kalau kita koordinir akan lebih mudah," katanya.

Untuk mendapatkan alat bantu lovi ini, penderita lovi harus mendapatkan pemeriksaan dokter mata terlebih dahulu dan mendapat diagnosis serta saran penggunaan alat bantu yang tepat.

"Supaya alat bantu yang dibutuhkan tepat," tutur Laila.

Secara teknis pemberian alat bantu lovi ini dilakukan dengan sistem subsidi. Bagi mereka yang mampu, maka alat bantu harus dibayar. Namun bagi mereka yang memang tak mampu, maka alat ini bisa diberikan secara cuma-cuma.

"Harga alat bantu ini beragam, tergantung jenis dan spesifikasi kecanggihannya. Mulai dari Rp 100 ribu sampai jutaan," sebutnya.

Program ini akan dilakukan sepanjang tahun untuk mendata berapa banyak kebutuhan alat bantu ini. Sekaligus untuk mendata ada berapa banyak penyandang lovi dalam skala Kota Bandung, Jabar atau mungkin hingga seluruh Indonesia.

"Karena sampai saat ini kami juga belum punya data berapa jumlah penyandang lovi dan kebutuhan untuk alat bantunya," katanya.

Diharapkan dengan dengan program tebar alat bantu lovi ini kualitas hidup para penyandangnya bisa lebi baik lagi. Bagi mereka yang membutuhkan alat bantu dan informasi lengkapnya, bisa menghubungi SDF yang beralamat di Jalan Ir Juanda No.369 Komplek DDK No 1 Bandung 40135, telepon di 022-250 2008, 022-250 4050 dan handphone diΒ  0813 2050 9446.

(tya/tya)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads