Hal itu disampaikan Sekda Kota Bandung, Yossi Irianto saat ditemui usai acara Seminar Kajian Efektivitas Penggunaan Non Cash Payment di Hotel Savoy Homann, Jalan Asia Afrika, Selasa (29/9/2015).
"Pada APBD perubahan 2015 ini ada peningkatan yang termasuk pendapatan lain sekitar Rp 221 miliar atau 6 persen lebih. Hari ini kita akan finalisasi dan besok akan kita paripurnakan," ujar Yossi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang kita dorong yaitu infrastruktur, pendidikan dan kesehatan, karena itu menjadi progres utama kita," katanya.
Dari tambahan anggaran tersebut Yossi mengatakan didalamnya juga termasuk anggaran pembelian lahan untuk Rumah Sakit Keluarga, Ibu dan Anak (RSKIA), dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).
"Iya, termasuk untuk pembelian lahan juga. Karena pemerintah pusat itu mau membantu untuk kantornya, tapi daerah itu belum punya lahan. Nah Bandung ini ada lahan dan ada kemampuan. Tinggal political will-nya. Mudah-mudahan sih tahun ini bisa ya, supaya kita punya RS yang representatif," tutur Yossi.
(tya/ern)











































