Dari waktu ke waktu, jantung Kota Provinsi Jawa Barat terus berkembang. Baik dari sisi infrastruktur maupun ekonomi sosial masyarakatnya.
Di tahun 2015 ini usia kota berjuluk Paris Van Java ini menginjak 205 tahun. Dipimpin Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Kota Bandung terus bebenah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perbaikan dari sisi infrastruktur bertahap dilakukan. Yang terlihat perubahannya yakni di kawasan Alun-alun Bandung.
Jalan bolong sudah banyak berkurang, trotoar di sebagian wilayah mulai nyaman bagi pejalan kaki. Ruang publik diaktivasi kembali.
Turis-turis dimanjakan dengan wisata kuliner yang semakin beragam. Industri kreatif dan komunitas juga semakin menjamur di kota berjuluk Paris Van Java ini.
Namun begitu, pe-er besar Kota Bandung saat ini adalah di sisi transportasi. Masyarakat belum merasakan transportasi yang nyaman dan aman di Kota Bandung.
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil berencana untuk menghadirkan moda transportasi massal moderen seperti monorail dan cable car. Namun masih kesulitan karena anggaran yang terbatas.
Selain itu, soal sampah juga masih menjadi catatan. Banyak warga Kota Bandung yang masih belum menyadari pentingnya menjaga kebersihan. Bisa dilihat di kawasan padat penduduk dan sungai-sungai yang masih kotor dengan sampah.
Sudah saatnya warga Bandung tidak melulu berpangku tangan dan hanya mengandalkan pemerintah saja tanpa aksi untuk memperbaiki kotanya.
Kutipan wali kota yang akrab disapa Emil ini mungkin bisa menjadi motivasi untuk warga Kota Bandung agar ikut membangun kotanya dengan gerakan dan aksi-aksi yang positif.
"Cintai kotamu dengan aksi dan solusi," kata dia.
Saat ini masih digelar sidang paripurna istimewa. Secara bergantian pimpinan DPRD dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil akan menyampaikan sambutannya.
Wilujeng tepang tahun, Kota Bandung. (avi/err)











































