"Kan dalam mata anggaran itu ribuan jumlahnya jadi tentunya tidak semuanya saya hafal dari mulai belanja makan minum, gagang pintu. Jadi terima kasih kepada media karena setelah saya cek ke DPRD, memang DPRD juga tidak berkenan dengan jenis anggaran itu," ujar Emil ditemui di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Senin (14/9/2015).
Menurutnya anggaran itu sudah dibahas antara SKPD dan dewan sehingga sudah prosedural. Namun Emil merasa pengadaan senjata bagi petugas Dishub bukan prioritas penting.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anggaran yang dialokasikan Rp 2,2 miliar itu akan digeser ke pos belanja lainnya. "Banyak, bisa ke pendidikan, kita sedang belanja e-learning, lebih baik yang terasa di dunia pendidikan. Geser-menggeser itu masih bisa dilakukan, kan semua belanja masih sampai Desember," pungkasnya.
(ern/ern)











































