'Endog Box', Pelindung Telur Karya Siswa Diharapkan Bisa Diproduksi Massal

Muda Berkarya

'Endog Box', Pelindung Telur Karya Siswa Diharapkan Bisa Diproduksi Massal

Baban Gandapurnama - detikNews
Rabu, 09 Sep 2015 15:23 WIB
Endog Box, Pelindung Telur Karya Siswa Diharapkan Bisa Diproduksi Massal
Foto: Baban Gandapurnama
Bandung - Wadah pelindung telur ayam hasil inovasi tiga siswa SMAN 22 Bandung ini bentuknya sederhana dan bermanfaat. Karya mereka sudah teruji dan terbukti. Dijamin telur berada dalam 'Endog Box' tetap utuh alias antipecah meski dilempar atau dihempaskan dari ketinggian. Pencipta berharap wadah tersebut bisa diproduksi massal.

Tiga remaja lelaki Nur Arief Mursyid (17), Muhammad Ihsan Bashirulhaq (17) dan Afra Mika Aldaka (17) ini butuh waktu satu bulan menciptakan 'Endog Box'. "Enggak ribet cari bahan dasarnya. Cukup kardus saja," kata Arief di SMAN 22 Bandung, Jalan Rajamantri, Kota Bandung, Jawa Barat,  Rabu (9/9/2015).

Baca: Berkat Karya Siswa SMAN 22 Bandung ini, Telur Tak Pecah Meski Terjatuh

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Arief dan kedua sahabatnya tersebut tidak merogoh rupiah untuk meracik wadah telur yang berhasil meraih Juara I Desain Kemasan Telur pada lomba tingkat nasional Mechanical Biosystem Fair (MBF) yang digelar Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 5 September 2015. Mereka bermodal kardus bekas.

"Kami mendapatkan kardus dari warung dan minimarket. Padahal kami siap membeli, tapi malah dikasih," kata Arief.

Dia menjelaskan, 'Endog Box' berfungsi mengurangi human error ketika telur-telur didistribusikan ke konsumen. Proses manual penyaluran telur yang berpindah-pindah tangan, sambung Arief, tentu saja rentan memicu telur pecah gara-gara jatuh.

"Nah, wadah yang kami ciptakan ini bisa menjadi solusi. Kami berharap wadah telur yang bermanfaat ini bisa diproduksi massal," tutur Arief.

Kepala Sekolah SMAN 22 Bandung Hatta Saputra berjanji tidak diam diri. Dia siap mendorong karya anak didiknya itu bisa digunakan para distributor telur.

"Nanti wadah telur itu segera dipatenkan. Hasil cipta siswa harus diapresiasi. Kami juga sedang menyiapkan bagaimana caranya agar bisa memproduksi massal 'Endog Box'. Tentunya ke depan, kami berharap juga bisa bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan telur," ucap Hatta singkat. (bbn/try)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini