Penggerebekan Rumah Mewah di Bandung Terkait Kasus Sabu di Cengkareng

Penggerebekan Rumah Mewah di Bandung Terkait Kasus Sabu di Cengkareng

Baban Gandapurnama - detikNews
Kamis, 27 Agu 2015 11:08 WIB
Penggerebekan Rumah Mewah di Bandung Terkait Kasus Sabu di Cengkareng
Foto: Baban Gandapurnama
Bandung -

Penggerebekan Rumah Mewah di Bandung Terkait Kasus Sabu di Bandara Cengkareng

Kabareskrim Mabes Polri Komjen Budi Waseso menyebut penggerebekan rumah mewah di perumahan elite Setra Duta Bandung berkaitan dengan pengungkapan kasus narkoba jenis sabu di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, beberapa waktu lalu.

"Ini pengembangan yang ditangani di Jakarta yang di Bandara Cengkareng. Kami kembangkan menyangkut beberapa titik sasaran, salah satunya rumah ini," kata Buwas, sapaan jenderal bintang tiga tersebut, saat menggelar keterangan pers di tempat kejadian perkara, Jalan Setra Duta Raya E-3 No.8, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (27/8/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasil pendalaman aparat penegak hukum ini menuju sebuah rumah di Setra Duta yang digerebek pada Rabu (26/8). Upaya penyelidikan polisi membuahkan hasil. "Tim mengungkap jaringan ini," ujar Buwas.

Dia menambahkan, penanganan kasus ini masih terus ditelusuri dengan melakukan operasi bersama antara Polri, Bea Cukai dan Imigrasi. "Pengungkapan saat ini merupakan tahap awal utuk dikembangkan lagi," tutur Buwas.

Terbongkarnya jaringan narkoba di rumah mewah di komplek Setra Duta Bandung ini berawal dari petugas menangkap kurir narkoba jenis sabu di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, pada 22 Agustus 2015. Tim operasi bersama terdiri Polri, Bea Cukai, Imigrasi dan analis IT membekuk WN Taiwan yaitu Chen Hsin Chieh dan satu warga negara Indonesia yakni Harry Gandhy. "Barang buktinya 2,5 kilogram sabu," kata Buwas.

Kedua tersangka tersebut mengaku berperan sebagai kurir sabu yang disuruh Lim Chandra Sutioso. Petugas bergerak pada 23 Agustus 2015 untuk membekuk Lim Chandra di Kompleks Ruko Grand Ancol, Pademangan, Jakarta Utara. Aparat menyita barang bukti berupa 192 paspor WNA asal Taiwan, China, Vietnam dan Mongolia. Lim menyebut 26 paspor itu di antaranya milik WN Taiwan yang kini menghuni rumah mewah di perumahan Setra Duta.ย yang kini menghuni rumah mewah di perumahan Setra Duta.

(bbn/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads