Tolak Uber Taxi, Perusahaan Taksi di Bandung Janji Beri Pelayanan Lebih Baik

Tolak Uber Taxi, Perusahaan Taksi di Bandung Janji Beri Pelayanan Lebih Baik

Tya Eka Yulianti - detikNews
Senin, 24 Agu 2015 17:28 WIB
Tolak Uber Taxi, Perusahaan Taksi di Bandung Janji Beri Pelayanan Lebih Baik
Foto: Avitia Nurmatari
Bandung - Sejumlah perusahaan taksi di Kota Bandung menyatakan penolakannya atas hadirnya Uber Taxi di Kota Bandung. Mereka pun menyatakan perusahaan taksi mereka akan memberikan pelayanan yang lebih baik dan tak ingin dicap buruk seperti yang banyak dilontarkan masyarakat.

Hal itu diungkapkan sejumlah perwakilan perusahaan taksi dalam acara Seminar Fenomena Moda Transportasi Baru Kota Bandung di Era Digital di Aula Barat ITB, Jalan Ganeca, Senin (24/8/2015).

"Kami bisa tingkatkan pelayanan. Kami juga ingin mengubah imej pelayanan kami. Jangan sampai taksi di Bandung disebut argo kuda," ujar perwakilan dari Kopamas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, ini juga merupakan momentum yang pas bagi perusahaan taksi untuk mulai melek teknologi. Namun begitu, ia menyatakan penolakannya terhadap kehadiran Uber Taxi.

"Atas nama pribadi maupun organisasi, kami menolak Uber dan Gojek di Kota Bandung," katanya.

Senada dengan Kopamas, perwakilan dari Perusahaan Taksi Gemah Ripah (GR) juga meminta maaf jika ada warga yang menerima pelayanan buruk dari sopir taksi mereka.

"Saya sebagai perwakilan perusahaan, seperti yang lainnya juga ingin baik. Mohon maaf jika ada yang merasakan pelayanan buruk. Mohon segera laporkan, karena itu oknum, yang harus ditindak. Jangan sampai ulah pengemudi identik dengan perusahaan," tuturnya.

Soal Uber Taxi, GR pun menyatakan penolakannya karena tak ada payung hukum serta akan makin melemahkan taksi yang sudah ada saat ini. "Saat ini hanya 60 persen taksi kami yang operasi. Jangan tambah pemain baru," tuturnya.

Hal serupa dinyatakan oleh hampir seluruh perwakilan perusahaan taksi. Selama ini, untuk bisa beroperasi mereka telah menempuh izin yang panjang dan biaya yang besar sementara Uber Taxi saat ini hadir begitu saja tanpa melewati proses perizinan panjang seperti yang mereka tempuh. (tya/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads