Aher Sambangi Peternak Sapi Rakyat Rumahan di Cibiru

Aher Sambangi Peternak Sapi Rakyat Rumahan di Cibiru

Baban Gandapurnama - detikNews
Jumat, 14 Agu 2015 18:38 WIB
Aher Sambangi Peternak Sapi Rakyat Rumahan di Cibiru
Foto: Baban Gandapurnama
Bandung - Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menyambangi peternakan sapi rakyat konsep rumahan di kawasan Cibiru, Kota Bandung. Aher, sapaan Heryawan, mendorong peternak untuk berkontribusi memperkuat pasokan dan kebutuhan daging sapi lokal di Jawa Barat serta wilayah Indonesia lainnya.

"Kita dorong masyarakat yaitu petani atau peternak memproduksi kebutuhan pangan, terutama daging. Baik itu daging sapi, domba, ikan dan ayam," ucap Aher di sela-sela mengunjungi salah satu peternak sapi rakyat yang bergabung dalam Kelompok Tani Sejahtera di Pasirluhur, RT 1 RW 10, Kelurahan Cisurupan, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, Jumat (14/8/2015).

Sentra sapi rakyat di kawasan ini menghimpun sedikitnya 30 peternak. Mereka memanfaatkan area kosong di sekeliling rumah menjadi kandang sapi. Satu peternak ada membangun dua hingga tiga kandang. Peternak rata-rata memiliki tiga hingga lima ekor sapi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aher menyebutkan, saat ini Jabar merupakan konsumen sapi terbesar di Indonesia. "Seluruh produk sapi lokal dan impor, konsumennya orang Jabar," katanya.

Dia menegaskan, sapi lokal dari wilayah Indonesia, khususnya Jabar, semestinya diperkokoh sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. "Selain bergantung kepada sapi impor, sapi lokal harus diperkuat," kata Aher.

Kunjungan Aher ke para peternak sapi rakyat rumahan ini sebagai bentuk respons kelangkaan daging sapi dalam beberapa pekan terakhir. Politisi PKS ini berharap para peternak sapi lokal makin terlecut meningkatkan produktivitasnya guna menunjang ketahanan pangan di Jabar.

Kehadiran peternak sapi ala rumahan, menurut Aher, berperan strategis guna mengimbangi posisi feedloter atau pengusaha peternakan penggemukan serta importir sapi. Maka itu, sambung dia, perlu gerakan masif menghadirkan peternak rakyat di seluruh daerah Jabar yang ditopang manajemen agribisnis mumpuni.

"Peternak rakyat ini bisa bersaing, tapi harus masif. Kalau memelihara jadi budaya, bisa bersaing dengan feedloter dan peternak besar," ujar Aher.

Saat di kandang, Aher sempat memberikan rumput yang warnanya sebagian sudah menguning ke sapi. Ia juga tak memegang badan sapi mengecek kondisinya. (bbn/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads