"Upaya penyelidikan terus dilakukan. Kami membentuk tim khusus terdiri gabungan personel Polrestabes Bandung dan Polsek Regol," kata Kapolsek Regol Kompol Fauzan Sahrir kepada wartawan di Mapolsek Regol, Kamis (13/8/2015).
Keterangan berharga diperoleh polisi dari sejumlah saksi yang menyebutkan pelaku diperkirakan berjumlah delapan orang dengan menggunakan satu mobil dan tiga sepeda motor. Saksi pun menggambarkan ciri-ciri para pelaku sebagai bahan penting penelusuran polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tim khusus gabungan itu sudah menyebar ke lapangan untuk mencari data dan informasi. Doakan saja agar kasus ini segera kami ungkap," tutur Fauzan.
Pihak keluarga Mumuh berharap pelaku yang terlibat insiden maut tersebut cepat ditangkap polisi. "Usut tuntas kasusnya," ujar Rendy Prawiraatmadja (48), kakak ipar Mumuh, di RS Sartika Asih Bandung.
Mumuh terkapar bersimbah darah di tengah jalan atau tepatnya depan tempat panti pijat The Premium Spa, Jalan Pungkur, Kota Bandung, Rabu malam (12/8), sekitar pukul 22.30 WIB. Duda satu anak tersebut dikeroyok sekelompok orang tak dikenal. Korban luka bagian wajah dan luka sayatan di leher sebelah kiri.
(bbn/ern)











































