Persoalkan JHT, Ratusan Buruh Geruduk Kantor BPJS Bandung

Persoalkan JHT, Ratusan Buruh Geruduk Kantor BPJS Bandung

Tya Eka Yulianti - detikNews
Selasa, 11 Agu 2015 12:26 WIB
Persoalkan JHT, Ratusan Buruh Geruduk Kantor BPJS Bandung
Foto: Tya Eka Yulianti
Bandung - Ratusan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) se-Bandung Raya dan Sukabumi menggeruduk Kantor Wilayah Bandung I Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan di Jalan PHH Mustofa, Selasa (11/8/2015). Akibatnya arus lalu lintas macet.

Mereka datang dengan membawa bendera sejumlah organisasi buruh. Massa memprotes Peraturan Pemerintah (PP) No 46 tahun 2015 tentang Jaminan Hari Tua (JHT), di mana aturan pengambilan JHT hanya cair setelah 10 tahun.

"Itu pun saat 10 tahun, hanya bisa diambil 30 persen. Sisanya diambil saat berusia 65 tahun. Kami sangat dirugikan dengan aturan itu. Kami ingin balik lagi ke lima tahun," ujar Wakil Ketua Pimpinan SPSI Jabar Sutisna yang juga koordinator aksi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sutisna juga mempertanyakan dana JHT tak bertuan yang mengendap. Menurutnya banyak buruh yang kerja di bawah 5 tahun, tidak bisa ambil JHT. "Ada buruh yang kerja dua tahun, dananya enggak bisa diambil setelah keluar kerja. Padahal kan selama dua tahun itu, mereka iuran. Lantas uangnya dikemanakan," protesnya.

Saat ini perwakilan buruh akhirnya diterima oleh perwakilan BPJS Ketenagakerjaan di dalam. Sementara ratusan buruh lainnya menunggu di jalan. Terlihat puluhan polisi berjaga di depan gerbang.

Para buruh yang datang mengendarai sepeda motor, memarkirkan motornya di badan jalan. Sehingga hampir setengah badan jalan ditutup. Kendaraan yang melintas baik dari arah Cicaheum maupun Gasibu hanya bisa satu jalur, itu pun berimpitan.

Akibatnya arus lalu lintas dari kedua belah arah macet panjang. Dari arah Pasupati, kemacetan mulai terasa dari jembatan layang Pasupati. Sementara dari arah timur, kemacetan mulai terjadi dari Cicaheum.

(ern/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads