Pantauan di lokasi, Jumat siang (31/7/2015), sedikitnya delapan warga Gang Sekejati III, RT 6 RW 1, Kelurahan Sukapada, Cibeunying Kidul, kompak memungut gundukan aneka sampah di aliran sungai yang kondisi airnya surut. Lantaran surut itulah sampah mengendap sehingga muncul ke permukaan.
"Seharusnya dong kami tetap menjaga kebersihan lingkungan sungai," ucap Cecep MY (31), Sekeretaris RT 6, saat berbincang bersama detikcom.
Cecep dan kawan-kawannya merasa bangga Sungai Cidurian di kawasannya dicanangkan sebagai salah satu percontohan sungai bersih di Kota Bandung. Lingkup zona revitalisasi kawasan Sungai Cidurian ini masuk dalam wilayah enam RT yang terdiri RT 1, 2, 3, 4, 5 dan 6.
Tanpa banyak bicara, sambung dia, para warga warga RT 6 selalu inisiatif bergerak membersihkan sampah yang mayoritas jenis plastik. "Kalau sungai ini ada sampah, kami bersihkan. Begitu seterusnya. Masa kami biarkan banyak sampah," tutur pria berambut panjang ini.
Cecep mengaku, gerakan bebersih sampah di Sungai Cidurian rutin digelar warga. "Kami bersih-bersih sungai ini tiga kali seminggu. Jangan sampai sungai bau karena sampah," katanya.
Urusan bebersih Sungai Cidurian, Cecep menjelaskan, menjadi tanggung jawab wilayah masing-masing. Dia berharap warga yang tinggal di RT lainnya untuk tetap saling menjaga kebersihan sungai agar asri dan sedap dipandang.
Berbekal kayu dan alat pengait, Cecep dan rekannya menjaring sampah-sampah ke tepian sungai agar laju air tak tersendat. Ragam sampah asal hulu yang terbawa arus air ini mereka kumpulkan. Setelah itu, biasanya ada petugas pemerintahan yang mengangkut sampah. (bbn/ern)











































