"Kami mengakui kecolongan. Sewaktu MD datang, dia bilang mau mengurus legalisir. Kami tidak tahu kalau dia bawa teman dan lalu ada kejadian itu," ujar Isnaeni saat ditemui di Polsek Cibeunying Kidul, Jalan Ahmad Yani, Selasa (28/7/2015).
Dengan kejadian ini, ia menyatakan akan berkoordinasi kembali dengan pihak keamanan dan pengelola sekolah supaya lebih ketat dalam penjagaan sekolah dari masukkan orang-orang yang tak berkepentingan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengakui dari sisi lingkungan SMAN 10 Bandung memang begitu dekat dan berbaur dengan sekitarnya yang merupakan kawasan pasar. Sehingga terkadang sulit untuk mengawasi satu persatu orang yang masuk.
Peristiwa itu terjadi di lingkungan sekolah, SMAN 10, Jalan Cikutra, pukul 12.00 WIB, Senin (27/7/2015). FA dibawa MD dan temannya AY ke belakang sekolah. Di sana FA diancam MD dan ditampar AY. Tidak terima, didampingi ibunya FA hari ini melapor ke polisi.
(tya/ern)











































