Cegah Tolikara Effect, Kapolrestabes: Warga Bandung Jangan Terpancing

Cegah Tolikara Effect, Kapolrestabes: Warga Bandung Jangan Terpancing

Baban Gandapurnama - detikNews
Rabu, 22 Jul 2015 14:31 WIB
Bandung - Warga Bandung diimbau tetap tenang dan makin memperkuat kerukunan antarumat beragam dalam menyikapi insiden kerusuhan di Tolikara, Papua. Langkah preventif sudah digulirkan jajaran Polrestabes Bandung agar efek kejadian tersebut tak meluas.

"Seluruh warga di Bandung jangan terpancing. Jadi tetap tenang. Jaga bersama-sama kondusifitas Bandung," ucap Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Angesta Romano Yoyol di Mapolrestabes Bandung, Rabu (22/7/2015).

Menurut Yoyol, pihaknya sudah memberlakukan pengamanan di seluruh gereja dan tempat ibadah di Bandung. Catatan Yoyol, terdapat 83 gereja dan 213 rumah ibadah yang menjadi perhatian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Satu gereja dan rumah ibadah dijaga dua hingga tiga polisi. Kalau rumah ibadah itu misalnya bangunan yang dijadikan gereja saat beribadah tiap minggunya. Kami juga mengajak Ormas Islam untuk ikut menjaga," ujar Yoyol.

Lebih lanjut Yoyol menuturkan, semua pihak harus bersinergi demi mempererat kerukunan sesama umat beragama sehingga hal-hal tak diinginkan bisa diantisipasi. Yoyol dan jajarannya sudah berkomunikasi dengan para tokoh agama serta pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang bertujuan bisa ikut mencegah masyarakat agar tidak terpancing hasutan dan provokasi berkaitan peristiwa Tolikara.

"Kami sudah bertemu dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat. Jadi nanti pada Jumat (24 Juli) ada pernyataan sikap dari FKUB yang intinya siap menjaga situasi kondusif Bandung dan tidak terpancing terkait kejadian Tolikara," tutur Yoyol.

Pernyataan sikap damai tersebut akan berlangsung di Mapolrestabes Bandung. Rencananya hadir Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Kapolda Jabar Irjen Pol Moechgiyarto.

(bbn/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads