Sebelum melepas, pria yang akrab disapa Emil itu memberikan wejangan bagi para siswa. Apa saja?
"Saya titip, terangkan Pancasila. Jelaskan bahwa kita itu unik, negara mayoritas Islam tapi penganut demokrasi," kata Emil kepada para siswa di Ruang Tengah, Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Rabu (15/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya titip mereka agar jadi duta besar Bandung juga. Menceritakan bagaimana Bandung dan Indonesia," terangnya.
Selama 21 hari para siswa itu akan mengikuti program kepemimpinan di Amerika Serikat. Mereka akan mengunjungi tiga tempat yakni Foxworth di Texas, Las Vegas, dan Los Angeles.
Emil berharap, siswa dan siswi SMA tersebut bisa membuat nama Bandung lebih dikenal di level internasional. Tidak hanya tentang pariwisata di Bandung, tapi juga memperkenalkan keramahtamahan masyarakat Indonesia.
"Saya menitipkan tentang Indonesia, tentang Bandung ke masyarakat Amerika. Mereka senang kalau membicarakan tentang demokrasi, Pancasila, Islam, anak muda dan lain-lain," tuturnya.
Emil mengatakan, program sekolah kepemimpinan ini bukan program yang secara langsung dibiayai Pemkot Bandung. Karena biaya yang dikeluarkan pun berasal dari orangtua masing-masing. Namun ke depan pihaknya berharap banyak program semacam itu yang bisa dibiayai oleh Pemkot Bandung
"Saya sudah titip ke bagian kerjasama, tolong program kaya gini jangan hanya ke Amerika, tapi juga ke negara dekat. Semakin banyak anak-anak kita terekspos pergaulannya secara internasional semakin pola pikirnya juga akan berkembang," tandasnya.
(avi/ern)











































