Sebanyak 58 sopir bus yang mangkal di Terminal Cicaheum Bandung menjalani tes urine bertepatan musim arus mudik lebaran Idul Fitri 2015. Pemeriksaan tes urine setiap sopir pengangkut pemudik ini berlangsung singkat dan hasilnya cepat terdeteksi.
"Negatif semuanya," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Angesta Romano Yoyol di Terminal Cicaheum, Jalan AH. Nasution, Kota Bandung, Jumat (10/7/2015).
Satu per satu para sopir yang mengemudikan bus antar kota antar provinsi (AKAP) dan antar kota dalam provinsi (AKDP) di Terminal Cicaheum dites urine serta kesehatan. Pantauan detik.com, sejumlah aparat gabungan dari Satnarkoba Polrestabes Bandung, Badan Narkotik Nasional Kota Bandung dan Dishub Kota Bandung menjemput para sopir untuk melaksanakan pemeriksaan di posko kesehatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami juga memberikan vitamin secara gratis. Ya supaya para sopir ini kondisinya sehat dan fit," ujar Yoyol.
Kepala Badan Narkotik Nasional Kota Bandung Yeni Soti Saodah mengatakan tes urine terhadap sopir bus itu terdiri lima parameter pendeteksi narkoba yang antara lain jenis benzodiazepme, ganja dan sabu.
Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari Operasi Ketupat Lodaya 2015. "Sama seperti tahun sebelumnya saat kegiatan arus mudik, para sopir di Terminal Cicaheum negatif narkoba," kata Yeni. (bbn/ern)











































