"Sekarang ini ada dua momen yaitu bulan puasa dan musim kemarau. Kondisi tersebut memang rentan musibah kebakaran. Jadi kami tetapkan Siaga I untuk Kota Bandung," kata Kepala DPPK Kota Bandung Ferdi Ligaswara pada detikcom di kantor DPPK Kota Bandung, Jalan Sukabumi, Kamis (18/6/2015).
"Menghadapi musim kemarau dan memasuki bulan puasa ini, kami tentunya lebih ekstra siaga dan waspada," tambah Ferdi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Persiapan sahur, biasanya dini hari sudah bangun untuk memasak. Jangan sampai masih ngantuk, terus kompor lupa dimatikan. Beban listrik juga meningkat dua kali lipat saat bulan puasa. Musim kemarau juga jadi perhatian masyarakat. Dikhawatirkan ada pemuaian pada bangunan yang memicu terjadi korsleting," tuturnya.
Maka itu, Ferdi meminta warga meningkatkan kewaspadaan dengan memeriksa alat listrik dan jangan menggunakan beban listrik berlebihan. Selain itu, sambung dia,ΓΒ warga tidak sembarangan membuang puntung rokok ke tempat yang terdapat benda-benda mudah terbakar dan jangan meninggalkan kompor dalam keadaan menyala.
"Selama bulan puasa dan musim kemarau, kami tetap bekerja seperti biasa. Petugas pemadam standby 24 jam," kata Ferdi.
(bbn/ern)











































