"Tetap saya menjalankan program Kapolda Jabar yang lama. Kalau yang tidak valid, ya buang. Kita nanti lebih membooming dan memiliki efek wow di masyarakat," ucap Moechgiyarto di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Selasa (16/6/2015).
"Kita harus ada program-program yang punya daya ungkit. Sehingga masyarakat tidak merasa was-was. Kriminalitas jadi menurun. Indikator seperti itu yang dicari," ujar pria kelahiran Padang 25 Mei 1962 tersebut menambahkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti ada patroli beranting yang bisa dilakukan saat malam minggu. Dua jam sekali patroli beranting itu dilakukan petugas," kata Moechgiyarto.
Selain itu, dia bakal menerapkan patroli 'buka warung' di tempat rawan gangguan kemanan dan ketertiban. Tujuannya agar merangsang dan menggugah masyarakat kalau persoalanan menjaga keamanan merupakan tugas bersama.
"Nanti di tempat rawan itu ada mobil yang standby yang lampu rotatornya terus hidup. Terus ditambah petugas patroli. Jadi kehadiran polisi sangat diperlukan masyarakat," tuturnya.
Lebih lanjut Moechgiarto berpesan kepada seluruh masyarakat Jabar agar tetap menjaga situasi keamanan.
(bbn/ern)










































