"Ada-ada saja nih memang orang iseng. Aya-aya wae," ucap Aher, sapaan Ahmad Heryawan, sewaktu meninjau harga sembako menjelang bulan suci Ramadan di Pasar Sederhana, Jalan Jurang, Kota Bandung, Senin (8/6/2015).
Menurutnya agak ganjil merica dipalsukan, sebab bukan merupakan bahan pokok. "Buat apa sih memalsukan, sementara kebutuhan merica terbatas, tidak seperti beras," cetusnya.
Meski tidak merasa yakin, ia meminta instansi terkait untuk mengatisipasi dan menelusuri. Dia juga meminta masyarakat tidak khawatir berlebihan dengan informasi yang terbukti kebenarannya. Dia menegaskan, perbuatan memalsukan produk pangan merupakan bentuk kejahatan.
Kadisperindag Jabar Ferry Sofwan mengaku belum mendapatkan laporan soal temuan merica palsu di Garut. "Tapi tetap, saya akan berkoordinasi dengan Disperindag Garut untuk menguji sample. Terpenting, kami menelusuri dan membuktikannya," kata Ferry kepada wartawan di tempat yang sama.
(bbn/ern)











































