"Sebelum jadi ormas, tahun 2012 organisasi kita sudah bergeser, dari asalnya otomotif menjadi organisasi kepemudaan (OKP). Nah karena OKP itu terikat usia, makanya kita ganti ke wadah yang lebih besar," ujar Ketua Dewan Pembina XTC Indonesia Ivan Rivky saat berbincang dengan detikcom, Senin (8/6/2015).
"Kini (kami) membubarkan diri jadi geng motor, sekarang wadahnya lebih baik," imbuh Ivan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sampaikan secara formal pada mereka, agar mereka yang kini masih OKP ikut berubah juga. Kalau secara aturan, kita sudah daftar ke Kesbang Jabar sebelum ikrar kemarin," ungkapnya.
Meski berubah menjadi ormas, kata Ivan, nama organisasi tetap tidak akan diganti. Namun tidak ada kepanjangannya. "Ya sebut saja XTC, enggak ada kepanjangannya," tandasnya.
Begitu pula soal otomotif yang sejak awal berdiri, menjadi identitas organisasi ini. "Soal otomotifnya tetap kita cover. Balapannya masih ada. Kita ini kan salahsatu pendiri IMI," ujar Ivan.
Ivan berharap transformasi XTC dari geng motor lalu berubah menjadi OKP dan kini ormas, bisa membuat organisasi yang dipimpinnya itu menjadi lebih diterima oleh masyarakat. "Kita juga ingin bermanfaat bagi masyarakat," ujar ketua umum pertama XTC ini. (err/try)











































