Hal itu terjadi saat sidang dibuka sekitar pukul 15.45 WIB. Saat itu Berton baru saja menyatakan bahwa sidang PK Dada Rosada dinyatakan dibuka dan terbuka untuk umum.
"Tok..tok..tok.." Berton memukulkan meja dengan palunya sebanyak 3 kali.
Namun saat pukulan ketiga, kepala palu tersebut terlepas. Tak ayal ini membuat pengunjung terkekeh. Berbagai celetukan pun keluar.
"Wah, ari palu ceu Popong mah leungit, ieu mah leupas," tutur salah seorang pengunjung.
Sambil memasangkan kembali kepala palu ke badannya, Berton mengatakan bahwa tak ada pertanda apapun dari lepasnya palu tersebut.
"Ini tidak ada tanda-tanda apa ya. Nanti ada yang ngomong 'aya ciri-cirina yeuh'," katanya.
Sidang pun kembali dilanjutkan, memori PK saat ini tengah dibacakan oleh kuasa hukum Dada yang dipimpin oleh Abidin. Sementara Dada duduk di sebelahnya.
Seperti diketahui, Dada mengajukan PK untuk perkara suap hakim Bansos dimana dirinya divonis 10 tahun penjara.
(Tya Eka Yulianti/Erna Mardiana)











































