Biadab! Penjual Akik Ini Lima Kali Cabuli Anak Kandung

Biadab! Penjual Akik Ini Lima Kali Cabuli Anak Kandung

Baban Gandapurnama - detikNews
Selasa, 26 Mei 2015 14:38 WIB
Biadab! Penjual Akik Ini Lima Kali Cabuli Anak Kandung
Bandung - Sungguh biadab ulah JM (45). Penjual batu akik di Kota Bandung ini mencabuli anak kandungnya berusia 15 tahun. Aksi bejat tersebut dilakukan JM berulang kali.

"Sudah lima kali saya menyetubuhi anak kandung," kata JM di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Selasa (26/5/2015).

Korban berstatus putus sekolah. Korban hanya tamat tingkat sekolah dasar (SD). Ia menjadi pelampiasan nafsu ayah kandungnya sejak 2014. Gadis tersebut merupakan anak ketiga dari enam bersaudara.

Perbuatan keji JM terungkap setelah paman korban melaporkan kejadian memalukan itu kepada polisi pada 19 Mei 2015 lalu. Personel Unit Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) Satreskrim Polrestabes Bandung bergerak cepat menangkap JM.

Tersangka JM nampak berbicara tenang saat berhadapan dengan awak media. "Pertama kali melakukannya di hotel. Setelah itu empat kali di rumah," ucap lelaki paruh baya itu yang wajahnya ditutup sebo.

"Sudah tiga bulan ini saya bekerja menjadi penjual batu akik keliling di Garut," kata JM memperkenalkan status pekerjaannya.

Kasubaghumas Polrestabes Bandung Kompol Reny Marthaliana menyebutkan kasus kekerasan seksual tersebut terbongkar lantaran korban mengisahkan kisah pilu kepada pamannya. "Korban sudah tidak tahan lagi dengan perbuatan ayah kandungnya. Akhirnya korban menceritakan tindakan sang ayah kepada salah satu pamannya," ujar Reny.

Hasil keterangan korban kepada penyidik, sambung Reny, pelaku selalu mengancam setiap hendak berbuat asusila. "Korban ini dipaksa disetubuhi pelaku sebanyak lima kali," kata Reny.

Kini JM meringkuk di sel tahanan Mapolrestabes Bandung. Polisi menyita barang bukti berupa satu celana dalam, satu bra, satu baju, satu celana panjang, surat Akta Kelahiran, dan Kartu Keluarga

Β 
(Baban Gandapurnama/Erna Mardiana)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads