Polisi Ringkus Dua Kelompok Perampok Emas di Bandung Barat

Polisi Ringkus Dua Kelompok Perampok Emas di Bandung Barat

Baban Gandapurnama - detikNews
Rabu, 20 Mei 2015 14:11 WIB
Polisi Ringkus Dua Kelompok Perampok Emas di Bandung Barat
Bandung -

Polisi meringkus dua kelompok perampok toko emas yang beraksi di Kabupaten Bandung Barat pada Maret dan April 2015 lalu. Kedua kelompok berbeda ini berbekal senjata api (senpi) laras pendek saat beraksi.

"Dua kasus pencurian dengan kekerasasan itu berhasil diungkap tim gabungan Ditreskrimum Polda Jabar dan Polresta Cimahi," kata Kapolda Jabar Irjen Pol Mochamad Iriawan saat memberikan keterangan pers di Mapolresta Cimahi, Jalan Raya Amir Mahmud, Kota Cimahi, Rabu (20/5/2015).

Peristiwa pertama berlangsung di toko emas 'Barokah', Kampung Cijawal, Desa Cibedug, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, Minggu 8 Maret 2015, sekitar pukul 13.00 WIB. Empat pelaku memakai helm dan masker mencuri perhiasan emas seberat 8 hingga 9 kilogram senilai Rp 4 miliar dari etalase serta sejumlah uang dalam brankas. Pelaku menodongkan senpi kepada tiga pegawai toko dan pemiliki toko emas yaitu Nanang Abdulatif. Pelaku sempat meletuskan senpi sebanyak dua kali ke udara di halaman toko sebelum kabur menunggangi dua unit sepeda motor.

Aksi serupa terjadi satu bulan kemudian. Perampok menyatroni toko emas 'Subur Putra' milik Anang Hidayat di Desa Cijenuk, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, Minggu 26 April 2015, sekitar pukul 12.15 WIB. Lima pria berhelm merangsek masuk dan menodongkan senpi kepada seorang pegawai toko. Pelaku menguras perhiasan emas seberar 1,8 kilogram. Pelaku sempat memuntahkan timah panas ke arah kaca toko. Selanjutnya para pelaku melarikan diri menggunakan dua unit sepeda motor.

"Dua kelompok itu modusnya sama. Memecah etalase untuk mengambil perhiasan emas, beraksi memakai helm tetutup, menodongkan senpi laras pendek dan menggunakan sepeda motor tanpa pelat nopol," ujar Iriawan.

"Hasil analisis, aksi kedua kelompok itu beraksi secara bersama-sama (rampok dua toko emas), tidak. Tapi memang sempalan-semalannya ada," kata jenderal polisi bintang dua ini menambahkan.

Total ditangkap tim gabungan dari dua kelompok tersebut berjumlah 11 orang. Kelompok perampok toko emas 'Barokah' melibatkan tujuh orang yang tiga di antaranya yaitu AAN, N dan D sudah ditangkap polisi. Kelompok perampok toko emas 'Subur Putra' melibatkan 14 orang yang 9 di antaranya masing-masing ES, I, HS, Nu, N, AS, M, S dan IJ berhasil dibekuk. Dari total 11 orang yang diamankan, salah satu pelaku yakni N merupakan sindikat dari dua kelompok perampok emas itu. N berperan sebagai pemantau jalur serta pencari jalan pelarian pelaku usai melakukan kejahatan.

Polisi menyita barang bukti dari kelompok perampok toko emas 'Barokah' berupa lima selongsong peluru, satu gelang emas yang tercecer, dan satu unit sepeda motor. Sementara dari kelompok perampok toko emas 'Subur Putra', polisi menyita barang bukti yang antara lain enam pucuk senpi terdiri tiga jenis pistol serta tiga jenis revolver, seratus lebih butir peluru beragam kaliber, satu selongsong peluru, satu proyektil, dua kampak, empat cincin emas, tiga kalung emas, empat sepeda motor dan peralatan untuk melebur perhiasan emas.

"Seluruh senpi laras pendek itu merupakan senpi rakitan. Bukan senpi organik dan pabrikan," kata Iriawan menegaskan.

(Baban Gandapurnama/Erna Mardiana)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads