Ridwan Kamil Desain Masjid Berdesain Unik di Mapolda Jabar

Ridwan Kamil Desain Masjid Berdesain Unik di Mapolda Jabar

- detikNews
Selasa, 12 Mei 2015 17:35 WIB
Ridwan Kamil Desain Masjid Berdesain Unik di Mapolda Jabar
Bandung -

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil turut menorehkan idenya untuk pembangunan masjid di Mapolda Jabar. Emil, sapaan Ridwan, mendesain langsung bentuk masjid tanpa kubah bergaya modern dan unik, yang nantinya berdiri di lahan seluas 1.800 meter persegi.

"Jadi ini hibah dari saya pribadi bersama kawan-kawan kantor yang dulu tempat saya kerja (Urbane) sebelum menjadi wali kota. Urusan masjid mah, kita langsung-langsung saja sebagai bagian dari amal kita," kata Emil saat Ground Breaking di lokasi pembangunan masjid, Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Selasa (12/5/2015).

Konsep desain masjid tersebut, sambung Emil, ialah matematika arsitektur. Desain masjid diklaim Emil merupakan pertama di dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi Islam itu dulu unggul karena rumus matematika. Nah ini saya senang menggunakan teori itu. Struktur atau bentuknya belum pernah ada di dunia, karena dihitung menggunakan komputer sehingga nantinya melahirkan sebuah bentuk seperti air mengalir," tutur Emil.

Masjid ini, dia melanjutkan, sengaja dibuat seolah-seolah terapung di atas kolam yang menggambarkan suatu keindahan dan mekanikal. "Jadi kalau kolamnya menguap kena angin, bisa jadi AC alam," ujarnya yang butuh waktu satu bulan berimajinasi mendesain masjid.

"Idenya (desain masjid) banyak kutipan-kutipan kitab Alquran saja. Sehingga kulit bangunannya nanti berupa kaligrafi yang menceritakan kekuasaan Allah," tutur Emil menambahkan.

Dia mengatakan gagasan merancang bentuk masjid Mapolda Jabar ini sebagai sumbangan arsitektur masjid dunia. "Boleh dicek, enggak ada bentuk masjid seperti ini," katanya.

Ini masjid bentuknya bulat atau kotak? "Agak susah ya diomonginnya. Karena memang itungannya pakai komputer. Pokoknya Flowing," ujar Emil.

Kegiatan seremonial tersebut dihadiri Wakapolda Jabar Brigjen Pol M. Taupik dan Wagub Jabar Deddy Mizwar dan sejumlah pejabat Polda Jabar serta tamu undangan.

Wakapolda Jabar Brigjen Pol M. Taupik mengatakan masjid ini berkapasitas 2.000 orang. Dia menegaskan pembangunan masjid yang membutuhkan biaya sebesar Rp 18 miliar itu menggunakan dana swadaya masyarakat dalam bentuk uang dan material bangunan. Hingga kini sudah terkumpul dana sebanyak Rp 2,9 miliar.

"Masjid dua lantai ini untuk masyarakat umum. Nanti ini sebagai tempat wisata rohani," ujar Taupik yang mengharapkan pembangunan masjid tersebut rampung selama satu tahun.

(bbn/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads