Hal itu diungkapkan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil kepada detikcom melalui telepon, Kamis (2/4/2015).
"Yang di Simpang lima itu kan sudah dipindahkan ke dekat Gedung Merdeka. Sebagai gantinya jadi nanti ada Menara Jam dengan nama-nama negara KAA di sana," terang pria yang akrab disapa Emil itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemindahan itu juga hasil konsultasi. Kalau di Simpang lima kan orang enggak bisa melihat karena posisinya di tengah jalan. Makanya diberi kehormatan untuk disimpan di dekat Gedung Merdeka agar masyarakat bisa melihatnya," ucap Emil.
Lebih lanjut Emil mengatakan, pada peringatan KAA ke-60 nanti juga ada penambahan tiang-tiang bendera. Pasalnya negara peserta KAA yang semula 70 menjadi 109.
"Tiang-tiang bendera itu diturunkan karena ada pelebaran trotoar. Selain itu, nanti tiangnya akan ditambah. Kalau tidak dibongkar dan disisipkan tiang-tiang baru hasilnya tidak bagus. Jadi diturunkan dulu, nanti dipasangkan lagi sebanyak 109 negara," terang Emil.
Penambahan tiang-tiang tersebut menurut Emil berdasarkan hasil konsultasi dan atas izin Kementerian Luar Negeri.
"Jadi nanti pada peringatan KAA ke-60 masing-masing negara diabadikannya ada dua, tiang bendera sama batu. Itu atas konsultasi sama Kemenlu," tandasnya.
(avi/ern)











































