"Saya pribadi setuju dengan program tiap Senin tidak makan nasi. Tapi Pemkot Bandung harus gencar sosialisasinya," kata Toni (36), warga Antapani, saat berbincang dengan detikcom, Senin (30/3/2015).
Toni sepakat dengan pernyataan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil soal program satu hari tanpa nasi ini dalam rangka melatih gaya hidup manusia perkotaan agar menyantap nasi secukupnya. Tujuan lainnya agar Indonesia tidak krisis pangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lain halnya diutarakan Yudiana (34), warga Buahbatu. Dia berharap Pemkot Bandung yang ingin menerapkan Hari Tanpa Nasi agar sifatnya hanya imbauan.
"Programnya bagus. Tapi jangan dipaksakan. Cukup berupa imbauan saja," ucap Yudi.
Pria tersebut memprediksi Hari Tanpa Nasi setiap Senin yang diusung Pemkot Bandung bakal tak maksimal lantaran selama ini masyarakat sudah terbiasa menikmati nasi.
"Apa program tidak makan nasi ini sukses di daerah-daerah lain? Pada dasarnya kan orang Indonesia itu merasa tidak makan kalau belum sama nasi," tutur Yudi.
Imbauan Sehari Tanpa Nasi di Bandung mulai berlaku hari ini. Hal serupa diterapkan di Depok (Jawa Barat), Pekalongan (Jawa Tengah) dan Tanggamus (Lampung) dan beberapa daerah lainnya. Khusus di Depok, Wali Kota Nur Mahmudi Ismail menamai programnya One Day No Rice (ODNR). Program ini berlaku pada 10 Februari 2011 lalu.
(bbn/try)











































