Hal itu disampaikan Kasatreskrim Polres Sumedang AKP Nico dalam keterangannya pada wartawan, Senin (9/3/2015). "Korban rencananya akan difoto oleh pelaku dengan dibayar Rp 500 ribu," ujar Nico.
Namun setelah pemotretan berlangsung, pelaku meminta korban mau difoto telanjang atau tanpa busana dengan bayaran Rp 50 juta. "Alasannya bos tersangka yang meminta," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah Ayu terluka, Chrisandy mengikat kaki Ayu dengan menggunakan syal warna hijau dan menyeretnya ke arah danau, dengan rambut Ayu yang ditarik.
Nico pun menyebut jika pelaku sempat berusaha melakukan perkosaan namun korban melawan. "Akhirnya pelaku mengurungkan niatnya dan mengambil HP Iphone 5 milik korban," tutur Nico.
Insiden itu terjadi pada Jumat Malam, 27 Februari lalu, di kawasan Gazebo area Kampung Sunda BGG, Ds.Cikeruh Kec.Jatinangor, Sumedang. Ayu dan Chrisandy baru saling mengenal pada sebuah even tahun 2014 lalu. Saat itu Chrisandy sebagai panitianya. Sementara Ayu talent. Hingga dua hari sebelum insiden, Chrisandy mengontak Ayu untuk pemotretan.
Chrisandy ditangkap di kontrakan temennya daerah Lengkong pada Jumat lalu (6/3/2015), atau sepekan setelah kejadian. Kakinya ditembak polisi karena hendak melarikan diri.
(tya/ern)











































