"Massa ada yang berteriak bakar-bakar, pelaku terlihat tertelungkup di bawah, berbagai benda seperti batu dan kayu dihantamkan ke tubuhnya. Saya sendiri sempat panik dan manggil pak Ebed ketua RW 8 buat mengamankan pelaku," ujar Yayah Rohayati ketua RT 2 kepada wartawan di ruang penyidik Polsek Citamiang.
Jumlah massa terus bertambah, warga dari kampung lain berdatangan untuk menghakimi pelaku. Petugas kepolisian berpakaian preman yang datang ke lokasi dan mengamankan pelaku ke dalam kendaraan sempat dikira rekan dari pelaku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Siti Aidah (31) pemilik motor mengaku melihat pemuda itu tengah membawa motor Yamaha Mio miliknya yang baru diparkirkan di depan rumah.
"Baru 10 menit saya tinggal masuk ke dalam pas liat di jendela ada yang geser motor , saya nelpon suami karena saya pikir itu temennya tahunya bukan. Suami langsung datang dan menanyai pemuda itu, warga mungkin keburu marah dan langsung seret dia ke lapang badminton," tutur Siti.
Hingga saat ini pelaku masih diamankan di sel Polsek Citamiang. Petugas masih kesulitan menanyai pelaku yang belum dikenali identitasnya itu.
(ern/ern)











































