"Ada kata mobil dan kata nasional. Berarti bentuknya mobil dan komponenenya harus menasional," ucap Emil, sapaan Ridwan, usai acara bebersih sampah bersama wartawan berkaitan peringatan Hari Pers Nasional di Taman Malabar, Jalan Malabar, Kota Bandung, Selasa (10/2/2015).
Menurut Emil, identitas mobil nasional sudah selayaknya mengusung semangat lokal dengan memanfaatkan potensi sumber daya manusia dan kecanggihan teknologi asal tanah air.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sepengetahuan Emil kerja sama PT Adiperkasa Citra Lestari dengan Proton untuk memproduksi mobil di Indonesia merupakan business to business. "Jadi bukan mobil nasional dibantu Malaysia," kata Emil.
(bbn/try)










































