"Suara knalpot-knalpot ini mengganggu masyarakat, mempengaruhi kesehatan juga ini," ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Angesta Romano Yoyol dalam ekspos di Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Senin (2/2/2015).
Motor-motor yang telah dicopoti knalpotnya kini terparkir di halaman Polrestabes Bandung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yoyol mengatakan, motor dengan knalpot bising kebanyakan dimiliki oleh anak-anak muda.
"Kebanyakan pelajar, anak-anak muda. Rata-rata di bawah 17 tahun," sebut Yoyol.
Sementara knalpot-knalpot bising yang telah dicopoti dikatakan Yoyol akan dimusnahkan.
(tya/ern)










































