Alasan Jalan Alun-Alun Timur itu ditutup karena selama ini menyebabkan kemacetan saat kendaraan dari Jalan Dalem Kaum bertemu kendaraan dari Jalan Asia Afrika, terutama bertepatan jam sibuk aktivitas masyarakat.
Pantauan di lokasi, Kamis (29/1/2015) sekitar pukul 11.00 WIB, Jalan Alun-Alun Timur sepanjang sekitar 60 meter itu ditutup dari arah Jalan Dalem Kaum dan Jalan Asia Afrika. Kendaraan dari Jalan Dalem Kaum tidak bisa belok kiri, sementara kendaraan dari Jalan Asia Afrika juga serupa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengendara motor, Nurman (32), sempat bingung sewaktu melaju dari Jalan Dalem Kaum hendak berbelok ke Jalan Alun-Alun Timur namun kondisinya ditutup. "Lewatnya ke mana ya kalau mau ke Jalan Asia Afrika. Bingung begini," ucap Nurman, warga Kopo.
Dia sempat mau menerobos masuk Jalan Alun-Alun Timur. Namun polisi memintanya agar tetap jalan lurus. "Nanti belok ke Jalan Homan," kata polisi.
Arus lalu lintas di Jalan Dalem Kaum terpantau lancar. Kondisinya sedikit tersendat lantaran sepeda motor dan angkot belok kiri ke Jalan Homan menuju Jalan Asia Afrika. Banyak mobil pribadi yang ingin turut belok melewati Jalan Homan. Namun petugas polisi dan Dishub Kota Bandung melarang mobil pribadi masuk Jalan Homan. "Jadi jauh dong muternya," teriak pengemudi mobil pribadi.
Suasana serupa tersebut terjadi dengan sejumlah pengendara lainnya yang muncul dari Jalan Dalem Kaum. Kebingungan menyergap pengendara yang terutama jarang seliweran di kawasan Alun-Alun Bandung.
Kondisi Jalan Asia Afrika mengarah ke Jalan Sudirman dan Jalan Banceuy nampak lancar setelah Jalan Alun-Alun Timur ditutup.
Kabid Operasional Dishub Kota Bandung IW Ginting menyebutkan penutupan Jalan Alun-Alun Timur masih tahap uji coba. Jalan dua arah yang berada di seputaran Taman Alun-Alun Bandung itu dibuka kembali pada pukul 13.00 WIB.
"Besok kita tutup lagi mulai jam satu siang hingga jam lima sore," ucap Ginting saat dihubungi wartawan via telepon.
(bbn/ern)










































