Dewan Tak Satu Suara Soal Interpelasi Ridwan Kamil

Dewan Tak Satu Suara Soal Interpelasi Ridwan Kamil

- detikNews
Selasa, 13 Jan 2015 16:47 WIB
Dewan Tak Satu Suara Soal Interpelasi Ridwan Kamil
Bandung - Anggota DPRD Kota Bandung Ade Fahruroji mewacanakan hak interpelasi Wali Kota Bandung Ridwan Kamil berkaitan berkaitan permasalahan pembangunan trotoar dan saluran air di Jalan Braga dan Jalan Martadinata. Ternyata usulan itu tak didukung anggota dewan lainnya.

"Belum mendengar ada agenda interpelasi dari dewan, tapi kalau usulan dari dewan secara perorangan mungkin ada. Enggak apa-apa, itu kan hanya usulan pribadi boleh-boleh saja. Namun kalau secara lembaga belum, kan ada tahapannya," ucap Aan Andi Purnama, anggota DPRD Kota Bandung dari Partai Demokrat, sewaktu dihubungi, Selasa (13/1/2015).

Menurut Aan, kalau memang yang menjadi alasan interpelasi itu ialah masalah trotoar di dua ruas jalan tersebut, sebaiknya wacana itu disampaikan dulu di tingkat komisi yaitu Komisi C.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya lebih sepakat masalah trotoar ini ditanyakan langsung ke Dinas Bina Marga melalui komisi yang bersangkutan, kan semua fraksi ada perwakilannya di tiap-tiap komisi," ujar Aan yang juga anggota Komisi B.

Lebih lanjut Aan mengungkapkan, selama ini jalinan komunikasi antara eksekutif dan legislatif berjalan cukup baik. "Ya, ada forum komunikasi antara dewan dan wali kota. Dalam forum tersebut dewan bisa bertanya langsung atau memberikan ide-ide seputar program pemerintah kota dan kebijakan kebijakan lainnya," tutur Aan.

Dihubungi terpisah, Zaenal Muttaqien, anggota DPRD Kota Bandung dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), memastikan tidak bakal ikut menyampaikan hak interpelasi kepada Ridwan Kamil berkaitan urusan pembangunan trotoar dan drainase.

Zaenal menilai masalah trotoar ini tergolong problem biasa yang sebetulnya tidak perlu interpelasi. "Kalau memang mau menggunakan hak interpelasi, harus mempertanyakan kebijakan strategis yang menyangkut hajat hidup orang banyak dan negara," kata Zaenal.


(bbn/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini