Polisi Tembak Napi yang Kabur dari Lapas Warungkiara

Polisi Tembak Napi yang Kabur dari Lapas Warungkiara

- detikNews
Rabu, 07 Jan 2015 18:47 WIB
Polisi Tembak Napi yang Kabur dari Lapas Warungkiara
Bandung - Badru alias Ajo (24) salah seorang narapidana yang melarikan diri dari Lapas Kelas III Warungkiara, Kabupaten Sukabumi berhasil dibekuk jajaran Polsek Sagaranten, sekitar pukul 12.45 WIB, Rabu (7/1/2015). Keberadaan Ajo terendus setelah kendaraan roda dua yang ia gunakan selama pelarian ditemukan polisi.

"Kendaraan yang ia bawa berdasarkan informasi dari warga rupanya hasil curian dari wilayah Kecamatan Cidadap, ia tinggalkan di jalan karena kehabisan bahan bakar. Pelaku melarikan diri ke arah Desa Cibaregbeg, Kecamatan Sagaranten anggota kita langsung melakukan pengejaran," ungkap AKP Ade Gunawan, Kapolsek Sagaranten saat dihubungi Detikcom, sekira pukul 15.45 WIB, Rabu (7/1/2015).

Sebelum ditangkap, sempat terjadi adu mulut antara petugas dan pelaku. Ajo membantah tudingan polisi yang menyebutnya sebagai salah satu tahanan yang kabur, bahkan saat itu ia mengajak duel anggota kepolisian yang berusaha menyergapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pelaku melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri, petugas sempat memberikan tembakan peringatan namun tak digubris akhirnya terpaksa petugas melumpuhkan pelaku dengan menembakan senjata ke betis kaki bagian kanan pelaku saat ini dia ada di Mapolsek untuk selanjutnya akan kita kembalikan ke Lapas Warungkiara," lanjut Ade.

Senasib dengan Ajo, sebelumnya kepolisian juga membekuk Mamat alias Comet (39) pelaku pencurian yang melarikan diri dari lapas Warungkiara ini juga dihadiahi timah panas pada bagian kakinya karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap. Comet ditangkap Polsek Cidahu di kediamannya di Kampung Depok RT 04/04 Desa Girijaya Kecamatan Cidahu, pada Jumat (2/1/2017) lalu.

Saat ini tinggal dua orang lagi narapidana pelarian dari Lapas Warungkiara yang masih diburu polisi yaitu Apen supendi (24) dan Doni Gunawan (27). Keempatnya kabur dari Lapas Warungkiara pada 26 Desember 2014 lalu. Mereka memanjat dinding sebelah utara saat napi dan petugas Jumatan.

(ern/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads