Selain menjebol dinding dua ruang kelas, timbunan material batu dan tanah juga mengancam beberapa ruang kelas lainnya. "Ruang kelas 1 dan 2 yang kena paling parah, ada empat ruangan lainn yang terancam longsoran susulan termasuk ruang guru dan rumah penjaga sekolah. Kejadiannya pas hujan mengguyur semalaman tadi," ujar Nurkilah, salah seorang pengajar di sekolah tersebut.
Diduga akibat hujan, kontur tanah di atas TPT setinggi kurang lebih 6 meter menjadi labil dan akhirnya longsor menimpa sekolah yang ada di bawahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"tembok TPT itu hampir mengelilingi sekolahan dan pemukiman padat penduduk saya merasa was-was kalau tiba-tiba ambrol lagi,” ujarnya.
Ditemui terpisah, Assisten Daerah (Assda) Dua Kota Sukabumi Kostaman akan segera memanggil pemilik perumahan kavling yang TPT nya mengakibatkan dua ruang kelas SD rusak.
"Ini sudah dua kali kejadian, dulu ada rumah warga yang rusak, untuk solusi sekolah nanti akan dikordinasikan dengan pihak Dinas Pendidian Kota Sukabumi," singkatnya.
(ern/ern)










































