Mahasiswa di Bandung Ingatkan Jokowi-JK Soal Munir

Mahasiswa di Bandung Ingatkan Jokowi-JK Soal Munir

- detikNews
Senin, 20 Okt 2014 11:38 WIB
Mahasiswa di Bandung Ingatkan Jokowi-JK Soal Munir
Bandung -

Mahasiswa di Bandung turun ke jalan bersamaan dengan pelantikan Presiden-Wakil Presiden Terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla. Seorang demonstran menutup wajahnya menggunakan topeng bergambar foto mendiang Munir, pejuang Hak Asasi Manusia (HAM) asal Indonesia yang tewas diracun. Munculnya 'Munir' di tengah-tengah massa aksi ini menjadi simbol bagi Jokowi-JK untuk serius menegakkan HAM.

Sebanyak 50 orang tergabung Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kota Bandung menyerukan warning terhadap Jokowi-JK yang dipercaya rakyat memimpin Indonesia selama lima tahun mendatang. Mereka menggelar unjuk rasa damai di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (20/10/2014).

"Kami tidak tinggal diam. Janji-janji saat masa kampanye yang dilontarkan Jokowi-JK harus dikawal. Kalau tak prorakyat, tentu kami kritisi," ucap Ketua HMI Kota Bandung Achyar Al-Rasyid di lokasi demo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

HMI berharap presiden ke-7 Jokowi membawa perubahan bagi tanah air Indonesia. Demonstran mengingatkan pemerintahan Jokowi-JK bisa membuktikan janji serta menyelesaikan sederet kasus menjadi sorotan publik yang belum tuntas semasa rezim SBY-Boediono.

"Contoh kasus HAM yang belum selesai itu antara lain kasus Munir, kasus TKI, kasus Mesuji dan lainnya. Selain itu kasus hukum yang tak kunjung selesai seperti kasus BLBI, Century, Hambalang," ujar Achyar.

Sejumlah pedemo mengusung poster dan spanduk yang antara lain bertulis 'Buktikanlah Janjimu dengan Perbuatan, Jangan Hanya Dimulut Saja' dan 'Buktikan Janji2mu, Tuntaskan Kasu2 Hukum dan HAM'. Salah satu demonstran memakai topeng wajah Munir sambil menenteng kertas karton berisi 'Hukum Sangat Tajam Bagi Kalangan Bawah, Tapi Sangatlah Tumpul Bagi Kalangan Atas'.

HMI Kota Bandung menagih janji dan menuntut pemerintahan Jokowi-JK untuk bisa menuntaskan kasus korupsi dan mengoptimalkan kinerja KPK, peningkatan mutu pendidikan, melakukan reformasi birokrasi, penguatan pasar domestik, dan meningkatkan pelayanan mutu kesehatan.

"Janji kampanye kan bagus dan manis. Nah, kita jangan hanya berdoa saja agar pemerintahan nanti jadi baik, tapi kita perlu konsisten pengawalan Jokowi-JK," kata Achyar.

Puluhan polisi mengawal jalannya aksi pedemo yang berlangsung aman dan tertib. Kegiatan itu tidak mengganggu arus lalu lintas.

(bbn/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads